Pada hari Rabu, 12 Maret 2025, telah dilaksanakan simulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA/SMK Negeri Se-Jawa Tengah yang bertempat di GOR SMAN 2 Mranggen. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas 10 dari berbagai sekolah, dengan jumlah peserta mencapai 432 siswa. Simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan para calon siswa dan operator sekolah dalam menghadapi proses penerimaan murid baru yang akan dilaksanakan secara resmi.
Simulasi SPMB ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah untuk memastikan bahwa proses penerimaan siswa baru berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti simulasi ini, siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik menghadapi sistem pendaftaran online yang akan digunakan dalam penerimaan murid baru, yang merupakan salah satu inovasi terbaru dalam dunia pendidikan.
Selain itu, simulasi ini juga bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada operator sekolah yang nantinya akan bertanggung jawab dalam membantu siswa mendaftar secara online. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kendala teknis yang menghambat jalannya penerimaan murid baru.
Simulasi dimulai pada pagi hari, di mana para peserta yang terdiri dari 432 siswa dan operator sekolah berkumpul di GOR SMAN 2 Mranggen. Setelah melakukan pembuatan akun, verifikasi akun, aktivasi, daftar sekolah dan daftar ulang, setiap siswa dan operator diberikan panduan untuk menjalankan proses pendaftaran online sesuai dengan alur yang telah ditentukan.
Dalam simulasi ini, para siswa diuji untuk mengikuti tahapan pendaftaran dari awal hingga akhir, mulai dari pengisian data pribadi, pemilihan jurusan, hingga tahap verifikasi. Seluruh proses dilakukan menggunakan perangkat komputer dan koneksi internet yang telah disediakan oleh panitia. Para operator sekolah juga mendampingi siswa untuk memastikan bahwa semua tahapan dilakukan dengan benar dan tanpa kendala.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan proses Penerimaan Murid Baru untuk SMA/SMK Negeri di Jawa Tengah pada tahun 2025 dapat berjalan lebih efisien dan transparan. Selain itu, simulasi ini juga memberi kesempatan bagi pihak sekolah untuk mempersiapkan segala hal terkait sistem pendaftaran online, baik dari sisi teknis maupun administratif.
Simulasi yang berlangsung di GOR SMAN 2 Mranggen diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas penerimaan siswa baru di Jawa Tengah, serta meminimalisir potensi kesalahan dan kendala dalam pelaksanaan pendaftaran nantinya.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan penerimaan murid baru dapat berjalan lancar, adil, dan sesuai dengan harapan masyarakat.

